10

402 Words

Matahari mulai meredupkan sinar terangnya, pertanda bahwa hari mulai sore. Petang yang indah dengan ditemani matahari hampir tenggelam membuat siapapun yang melihatnya akan terpukau, semilir angin terasa berhembus segar. Di tempat tak jauh dari pemandangan indah itu ada sebuah gubuk tua beberapa orang sedang berkumpul, mereka duduk bersimpuh di hadapan benda yang menjulang tinggi. Salah satu orang yang berada di barisan terdepan terlihat mengerak-gerakkan bibirnya seolah membaca mantra, di ikuti orang-orang di belakangnya. Di bukanya kain penutup yang menutupi benda itu, menjadi simbol bahwa aktivitas mereka akan di mulai sebentar lagi. Tak lama, setelah itu mereka melanjutkan membaca bait-bait kalimat yang terdengar asing bagi orang awam yang mendengarnya. “Puja.” Hanya kalimat i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD