15

1148 Words

“Ayo, cepat!” ujar Ara pada Aris yang sedang mencari-cari sandalnya. Ketiga remaja itu berencana untuk jalan-jalan disekitar desa, udara sore hari terasa sangat segar dan bebas dari polusi. Ara menggunakan celana jeans serta kemeja kebesaran terlihat sangat imut, sedangkan Dinda memilih memakai dress karena bagaimanapun juga ia adalah tipe feminim. Aris? Pemuda itu memakai setelan bokser agar terlihat santai katanya. Ara memutar bola mata jengah, sudah sepuluh menit waktu yang dihabiskan Aris untuk mencari sandalnya. “Sial, siapa sih yang pake sandalku.” Gerutu Aris. Dengan terpaksa akhirnya ia memakai sandal milik Utomo walau agak kebesaran, karena hanya ada sepatu di dalam kamarnya. Aris, Ara serta Dinda mulai melangkahkan kaki menjauh dari rumah, sebelumnya mereka sudah meminta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD