14

1013 Words

Ketukan langkah kaki terdengar di telinga ketiga orang yang sedang duduk di kursi ruang tamu, serentak mereka melihat siapa yang sedang berdiri di pintu rumah. "Assalamualaikum." Suara salam terdengar, di susul dengan senyuman ramah dari tamu tersebut. "Waalaikum salam." Utomo segera bangkit dari duduknya, lalu mempersilahkan mereka masuk. Salah satu dari keduanya langsung mendaratkan b****g di sebelah Ara sambil senyum-senyum tidak jelas. "Ganjen! Darimana kamu sampai lama sekali?" Dinda menunjuk Andi dengan kerlingan mata. "Aku tidak sengaja bertemu Andi di jalan, lalu mengobrol dengannya." "Aku menunggumu dari tadi 'huh, barang apa yang kamu dapatkan?" Ara melirik bungkusan tas kain yang di pegang Dinda, tapi gadis yang terkenal manja itu langsung menyembunyikan di belakang tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD