Pagi ini Aliza terbangun dari tidurnya, begitu juga dengan sang suami yang ternyata sudah lebih dulu bangun dari pada dirinya. Arham tersenyum manis ketika sang istri menatapnya. "Mas Arham." "Kenapa?" "Aliza kaget tau. Mas ngapain sih?" Aliza pun mulai duduk sejajar dengan suaminya. Tidak lupa ia merapikan penutup kepalanya. "Mas cuma mau menikmati pagi hari dengan cara memandangi istri sendiri." "Ya ampun, Mas. Kenapa Mas nggak langsung mandi aja?" "Mas udah mandi. Sekarang giliran kamu," ucap lelaki itu. "Atau mau Mas bantu?" Arham mendapatkan pukulan kecil pada lengannya. Pada saat Aliza hendak beranjak dari tempat tidur. Arham malah menarik tangan wanita dan bahkan ia memainkan alis matanya. "Iiih, genit banget." Drrrt... Drrrt... Drrrt... "Itu HP Mas bunyi." "Nggak, ah! Me

