"Kenapa aku suka senja? Karena negeri ini kebanyakan pagi, kekurangan senja, kebanyakan gairah, kurang perenungan." Sujiwo Tejo ••••• Diana Soerjodiningrat pov Aku berjalan tak tentu arah. Menangis di sepanjang jalan seperti orang gila. Lelahnya kakiku sudah tak kurasakan lagi. Banyak klakson mobil yang dibunyikan untuk memperingatkanku. Tapi rasanya aku sudah tuli untuk mendengarnya. Pengendara itu marah karena aku berjalan di jalan raya. Tak jarang pula mereka menginjak rem mendadak demi menghindariku. Terserah, aku tidak peduli. Kalau kalian mau menabrakku, aku malah berterimakasih. Jadi aku tidak perlu merasakan dunia yang menyakitkan ini. Katakanlah aku gila, memang sekarang kondisiku sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. "Dari mana saja kamu?" sambut papa begitu ak

