BAB 69 – Pulang yang Tak Sama Langkah Arka perlahan mengarah ke arah yang belum pernah ia lewati dalam beberapa tahun terakhir—jalan pulang ke rumah masa kecilnya. Jalan itu masih basah oleh hujan semalam. Bau tanah dan daun tua bercampur dalam udara pagi yang lembap. Ada keheningan yang tak asing di sana, seperti suara bisu dari kenangan yang tak pernah mati. Ia berjalan tanpa banyak rencana. Seolah kakinya mengingat jalan itu lebih baik dari pikirannya. g**g sempit itu masih sama. Rumah-rumah tua, dinding penuh lumut, dan suara radio dari rumah tetangga yang memutar lagu lama. Lagu yang dulu sering diputar ibunya setiap pagi. Lagu yang dulu ia benci karena selalu mengiringi waktu bangun untuk sekolah. Tapi hari ini... lagu itu terdengar seperti doa. Ia berhenti sejenak di depan sebua

