“Irene, maafkan aku! Aku tidak memikirkan perasaanmu sama sekali!” ujar Lizzy sambil membungkuk cukup dalam kepada Irene yang terkaget menerimanya sesaat setelah melalui pintu masuk hotel. Irene langsung panik melihat tindakan mendadak Lizzy yang cukup berlebihan. “Eh, tidak perlu seperti ini, Lizzy. Aku baik-baik saja, bukan masalah besar.” “Padahal kau sudah merawatku sebaik mungkin dan tidak memikirkan hal-hal sepele, tetapi aku seenaknya bertindak aneh-aneh. Maafkan aku.” Lucy, Sena, dan Victor yang berdiri di halaman hotel menyaksikan adegan tersebut. Mereka saling melirik sebelum kemudian telunjuk Sena menunjuk Victor dan Lucy mendelik cukup tajam kepada pemuda itu. Sontak, Victor panik sendiri memberikan penjelasan dan pembelaan diri. “Sungguh, aku tidak mengatakan hal aneh-

