BAB 159

2384 Words

Sesudah situasi cukup memanas antara Ian dan Victor, perdebatan mereka berakhir dengan kemenangan telak untuk Ian. Victor yang mengalah pun pamit kembali ke kamar, meninggalkan Ian dan Lizzy berdua. Berikutnya, hanya atmosfer tenang yang menyelimuti keduanya. Baik Ian mau pun Lizzy sama-sama tidak bersuara. Ian masih memeluk Lizzy, begitu juga Lizzy. Saling merengkuh seolah-olah hidup mereka bergantung kepada satu sama lain. Mereka sama-sama merasa tidak masalah. Bagi mereka pelukan ini seakan wajar terjadi, padahal dalam angan mereka sama-sama bingung, mengapa sekarang mereka berpelukan? Namun, memilih tidak peduli, mereka tetap melakukannya tanpa berniat melepaskannya. Bagi Lizzy, terasa nyaman. Begitu pula dengan Ian. Mereka sama-sama merasa nyaman oleh kehangatan satu sama lain. Se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD