Bab 20

1323 Words

Bab 20 "Pa, tolong fotoin Naura dulu dong!" Seru Naura sambil bersandar di mobil yang baru saja mereka dapatkan dari kredit. Arsyad meraih ponsel yang disodorkan oleh Naura lalu menghidupkan mode kamera. "Oke, Ma. Pose yang cantik ya, Sayang!" Arsyad membidikan ponsel ke arah sasaran. Ceklek! Beberapa jepretan berhasil Arsyad ambil. Tentu saja Naura berpose dengan berbagai gaya. "Gimana, Pa? Cantik nggak?" Tanya Naura sembari mendekat. "Sudah tentu cantik. Tapi aslinya lebih cantik." Arsyad memberikan pujian. "Ah, Papa bisa aja." Ujar Naura kemudian. "Papa nggak sedang bercanda, Sayang. Tapi serius, Mama memang cantik. Bangga deh, akhirnya papa punya istri yang bisa dibanggakan, dipuji-puji sama teman-teman, dan disanjung-sanjung sama sahabat-sahabat ibu. Terlebih lagi yang pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD