Bab 31

1042 Words

Aku berjalan melewati pohon-pohon yang tinggi menjulang. Tempat ini begitu gelap dan tanpa penerangan sama sekali. Apakah ini sudah malam? Entahlah aku sendiri tak tahu apa ini malam atau siang, yang jelas aku tak dapat melihat keadaan di sekitarku. Ini benar-benar terlalu gelap. Aku terus berjalan dengan sangat hati-hati. Aku begitu takut jika kakiku akan tersandung pada akar pohon yang bisa saja menyembul keluar dari dalam tanah. "Om Jajang... Om Rifky...," panggilku pada kedua orang yang ditugaskan Ayah untuk mengawalku. Aku menunggu jawaban  mereka, tapi sayang, sepertinya kali ini aku hanya seorang diri tanpa mereka. Aku tak paham bagaimana mereka tidak menemaniku, bahkan saat aku harus masuk hutan belantara seperti ini. Aku mulai melangkahkan kakiku kembali dengan sedikit bergetar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD