Mereka sampai di rumah Ibas. Seorang pekerja membantu Ibas membawa barang belanjaan. Sedang Selly tidak diijinkan membawa satu pun kantung belanjaan. Sampai di ruang tamu, Ibas memekik memanggil neneknya. "Nenek!" Selly melonggo waktu melihat siapa yang sedang duduk di ruang tamu dengan nenek Ibas. "Dirga!" Dia maju demi meyakini anak lelaki berpostur tinggi kurus itu adiknya. "Kakak dari mana aja?" tanya Dirga cemas. Tau-tau kemarin kakaknya gak pulang. Lalu tau-tau juga tadi ada orang yang menjemputnya di rumah dan mengantarkan dia kemari. "Aku yang meminta Dirga kesini. Aku tau, kamu juga cemas sama dia, kan?" Ibas sudah katakan, dia gak mungkin menculik Selly dua hari. Yang ada, kasihan dong Dirga. Selly tersenyum karena keinisiatifan Ibas. Dia mungkin terlihat sulit digapai

