Kekanakan yang sebenarnya

1094 Words

"Kamu mikir dong, kalau aku sanggup membiayai gaya hidup kamu yang kayak selebritis, mana mungkin aku enggak sanggup bayar biaya pemeriksaan Bayu. Enggak malu kamu sama perhiasan dan tas bermerek yang kamu pakai ke rumah sakit? Segala bilang enggak mampu. Sumpah Anggia, baru kali ini aku kecewa berat sama kamu." Mario dengan emosi yang sudah di puncaknya langsung meledak saat melihat sang istri sudah duduk santai di rumah. "Bayu yang minta pulang. Tanya aja sama anaknya kalau enggak percaya. Dia juga tahu diri, cuma anak tiri kamu. Mana bisa aku melarang kalau udah begitu." Tangan Fahmi terkepal mendengar penuturan istrinya. Ia tidak mengerti mengapa Anggia bisa berbuat sejauh ini. Padahal, sewaktu mereka bersama, Anggia masih bisa memberikan kasih sayang yang lebih layak. Walaupun teta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD