41

1431 Words

Papa melangkah mendekati mereka berdua,  Zee segera menghambur ke pelukan papanya, dan menangis terharu. "Benar kan papa mau menwujudkan mimpi masa kecil Zee?" Zee mendongak melihat papanya, mata berkaca-kaca mereka saling memandang dan papa mengangguk perlahan. Zee memeluk papanya lagi. Papa melepas pelukan Zee dan melangkah mendekati mama yang duduk di sofa dengan mata berkabut karena air mata yang hendak tumpah. Papa berjongkok di depan mama. "Aku tidak pandai merangkai kata-kata Puspa,  maukan kamu menikah denganku, melanjutkan mimpiku yang tertunda,  melangkah bersama sampai sisa usia kita?" papa memegang kedua tangan mama. Dan mama mengangguk perlahan, mata mereka bertemu. Papa memeluk mama sesaat dan melepas lagi lalu mencium kening mama. Disaat yang bersamaa Roi baru pulang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD