18

1555 Words

Saat Roi akan membuka apartemennya tiba-tiba ada yang menarik bahunya dan memukul rahang Roi, Roi yang tidak siap terhuyung ke belakang. Seketika Zee menjerit dan berada di depan Roi. "Apa yang kamu lakukan, apa kamu akan menambah deritaku dengan menyakiti temanku, tak cukup menorehkan luka berdarah didadaku sampai kau mau melihat darah yang sebenarnya?" teriak Zee pada Andre sambil menahan tangis. Roi mendekati Andre,  badan Roi yang kekar terlihat mengerikan. Ia tatap mata Andre dari dekat dan dengan lirih namun mengancam ia berkata. "Jika bukan karena kau adalah laki-laki b******k yang dicintai Zee sudah kupatahkan semua tulangmu, aku tidak busuk sepertimu,  jangan menganggap dengan membawa Zee ke apartemenku lalu akan berbuat sama seperti mu dan perempuan itu, asal kau tahu diusi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD