Demi Allah ... aku tidak akan melewatkan waktu untuk menagih janji Mas Farid yang dia katakan tadi malam. Dia bilang dia ingin berpisah dengan Niken! Ah, itu keputusan yang mencengangkan. Tapi benarkah apa yang dia katakan itu? Apa ia hanya bercanda atau ingin menenangkanku? Ataukah, dia sedang mabuk saat mengatakannya? Tidak, aku tidak peduli dia harus menepati janjinya. "Anak anak ... Ayah kalian sudah memutuskan untuk mempertahankan keluarga kita dan kembali menjadi ayah yang baik seperti semula," ucapku kepada anak-anak saat kami semua berkumpul di meja makan untuk sarapan. "Kami masih mau berkumpul satu meja saja itu sudah bagus, kenapa harus ada pembahasan yang menghilangkan selera makan, Bunda?" tanya Alexa. "Kenapa kau ragu!" mas Farid bertanya. "Karena aku tak yakin ayah

