50

1082 Words

"Aku pusing," katanya. Lelaki itu datang padaku dan mengeluh. Dia menghampiriku yang sedang merajut taplak di dekat teras samping. Biasanya aku gunakan waktu luang saat kantuk belum mendatangiku untuk istirahat dan menonton tivi. Jika aku sudah bosan maka merajut adalah kegiatan menyenangkan yang bisa kulakukan sambil mendengarkan lagu dan menikmati angin malam yang berhembus sejuk. "Kenapa pusing?" "Entahlah," jawabnya sambil menjatuhkan diri di sofa yang ada di sisiku. Waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 malam di mana anak-anak sudah beranjak ke kamar masing-masing. "Bagaimana dengan proposal anakmu tadi, apa kau sudah membacanya dengan seksama?" "Ya, aku mengerti, ia membuat proposal dengan baik dan mendetail, nampaknya semua ilmu yang dipelajari waktu kuliah sangat berguna untukn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD