Meramu Hati

1335 Words

Malam yang gelap itu dengan cuaca yang dingin masih ditambah dinginnya air. Bukan air yang bersih, melainkan air got selokan pinggir jalan. Matanya yang buram akibat cahaya lampu membuat jalan motornya oleng dan terjatuh di selokan. Beruntung, hanya selokan yang tak dalam. “Gila, Tha! Malam-malam bukannya makan enak malah makan lumpur,” ucap Filda yang audah berhasil naik. Dia membenarkan motornya yang tergeletak jatuh. “Sudahlah pulang yu, malu gue,” jawab Agatha. Mereka melanjutkan perjalanan pulang. Lima belas menit kemudian, mereka telah sampai di rumah Agatha. Mereka membersihkan lumpur yang ada pada tubuhnya dengan air dari selang. Elizha yang belum tidur pun bergegas keluar ketika mendengar suara air yang deras. “Agatha, Filda ... Kalian kenapa?” tanya Elizha menghampiri mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD