13. Tuntutan Mertua

1615 Words

Adam mengajak ibunya bicara berdua di ruang tamu, ia tak habis pikir kalau ternyata Ibunya bisa tega mengatakan itu. Ia mengira selama ini ibunya hanya mengharapkan Emi menjadi menantunya saja. "Bu, apa nggak salah mau mengajak Emi ke dokter?" "Tadi kamu juga dengar sendiri kan, kalau Ibu ngomong apa? Jelas nggak salah," Adam menghela napas panjang, diliriknya Emi yang tengah duduk sambil memangku Iva di ruang tengah. Ia sudah mengikuti kemauan ibunya untuk menikahinya, sekarang malah minta seorang cucu lagi. "Bu, Adam sama Emi juga baru kemarin menikah, kami sudah ...." "Setengah tahun waktu yang cukup lama, dan menjadi pengantin baru juga sudah lama, jadi bukan pengantin baru lagi. Sekarang Ibu mau dia punya anak," "Kok ibu berubah sih, awalnya kan nggak seperti ini," ujar Adam. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD