"Emi nggak apa-apa, Bu cuma masuk angin biasa. Tadi pagi sarapannya pakai gorengan jadinya perutnya begah," ucap Emi sambil minum teh hangatnya. "Kok aku nggak yakin ya Em, kamu kapan terakhir haid?" Emi bingung menjawabnya, terakhir ia haid juga lupa kapan. Pikirannya terus berkembang, bisa jadi ia hamil karena memang ia dan suaminya telah berkali-kali tidur bersama. Apa mungkin? Puk ... Ibu mertuanya menepuk bahunya dan menyandarkan tubuhnya ke bahu kursi makan. "Coba ingat-ingat, kapan terakhir kamu haid, mungkin saja kamu hamil, lho. Duh senangnya kalau ini beneran," Emi memegang keningnya, rasa pusing yang ia rasakan saat ini makin menjadi dan tak bisa ia kendalikan. Iva tampak cemas melihatnya dan memijit tangannya. "Mama nggak apa-apa, kan?" Bu Rofi menggendong cucunya dan m

