Habis gelap terbitlah terang. Pelangi muncul setelah hujan. Semesta telah mengaturnya demikian. Tidak pernah ada badai kehidupan yang berlarut-larut. Satu kesedihan dibayar dengan seribu kebahagiaan. Gagal menikah dan kehilangan Bapak secara bersamaan dalam satu waktu sukses membuatku terpuruk dan nyaris putus asa. Namun, benar jika Allah tidak akan menguji hambaNya melebihi batas yang mampu ditanggungnya. Meski sempat merasa ujian tersebut terlalu berat dan nyaris tidak sanggup menahannya lagi, nyatanya aku mampu melewatinya hanya dalam waktu dua hari. Tanpa harus menunggu waktu lama, Allah memberiku kebahagiaan yang begitu besar hingga dadaku rasanya penuh oleh rasa syukur yang membuncah. Kalimat tasbih tiada henti menggema di hatiku. Memuji kebesaranNya, aku mengingat sebuah ayat Al

