Bab 30

1208 Words

Castellia duduk di kursi kerjanya, meregangkan otot-otot leher yang sedikit kaku. Kepalanya juga sedikit berdenyut. Sepertinya ia kekurangan vitamin. Ia pun mengambil vitamin yang ada di laci meja kerjanya, lalu meminumnya sesuai dosis yang dianjurkan. Setelah itu, ia menyandarkan punggung serta kepalanya di kursi, mencari posisi yang tepat agar membuatnya nyaman. Keduanya matanya terpejam sesaat, sampai akhirnya terbuka kembali karena mendengar suara pintu ruangan dibuka. Seorang wanita berjas dokter memasuki ruangannya sambil menatap Castellia secara intens. Ia menutup pintu tersebut lalu menguncinya. Wanita tersebut sudah duduk di kursi satu lagi, sebelum Castellia menyuruhnya. "Kau? Mau apa kau ke ruanganku?" tanya Castellia pada wanita itu dengan tatapan menyelidik. "Apa kau punya m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD