"Terima kasih sudah mengantarku." Castellia menatap suaminya dan masih belum beranjak dari kursi mobil yang ia duduki. Nick sampai heran melihat Castellia. Sejak bangun pagi tadi, Castellia tidak berhenti tersenyum dan menatap Nick. Dan setelah sampai di rumah sakit pun, Castellia masih tetap melakukan hal yang sama. Bahkan enggan untuk turun dari mobil. "Tidak perlu berterima kasih. Ini sudah menjadi kewajibanku untuk mengantar istriku ke tempat kerjanya," ujar Nick. Castellia tersenyum. "Kau tahu, hari ini aku merasa bahagia sekali." "Kenapa?" "Karena aku masih bisa menatap pria tampan di sampingku," jawab Castellia yang tiba-tiba saja mencium pipi kanan Nick dan bergegas turun sambil berlari masuk ke dalam rumah sakit. Nick masih terdiam di tempatnya. Tangan kanannya memegang pipi

