Bab 28

1508 Words

Castellia berjalan ke arah kamar untuk mengambil kotak P3K. Sementara Nick menunggu di ruang tamu sambil menghapus jejak darah yang ada di sudut bibirnya. Saat mengingat wajah Vincent, Nick merasa kesal. Baru kali ini ia sekesal itu pada orang lain. Mungkin karena hal itu menyangkut istrinya. Jika tidak, Nick tidak akan sampai memukul orang lain. Nick tidak habis pikir, kenapa manusia seperti itu ada di Bumi? Sifatnya sangat tidak bagus untuk dicontoh. Pantas saja, orang tua Castellia menentang hubungan putrinya dengan manusia itu. Tanpa sadar, tangan kiri Nick terkepal erat sampai membekas di telapak tangannya. Orang semacam Vincent memang harus diberi pelajaran seperti itu. Niatnya sungguh tidak baik. Nick tidak bisa membayangkan, bagaimana nasib istrinya jika pernikahan waktu itu benar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD