Bab 24

1253 Words

Castellia sedikit merasa bosan di rumah, setelah beberapa hari lalu suaminya pergi ke luar kota. Perasaan rindu pun muncul begitu saja dalam hatinya. Ia segera mengambil ponsel di atas nakas, lalu mencari nomor suaminya. Sejak kemarin, ia memang belum menghubungi Nick. Nick juga tidak mengganggu sedikitpun. Rasa senang pun muncul ketika panggilan itu langsung dijawab oleh Nick. "Halo, Istriku. Bagaimana kabarmu?" "Halo, Suamiku. Kabarku baik. Bagaimana denganmu? Apa pekerjaanmu lancar di sana?" tanya Castellia. "Belakangan ini, kepalaku sedikit pusing, karena terlalu banyak pekerjaan di sini." Castellia terkejut mendengarnya. Ada sedikit rasa cemas dalam hatinya. Bagaimana bisa ia tidak mengetahui itu? "Kenapa tidak bilang padaku? Harusnya kau istirahat, jangan diporsir seperti itu. Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD