“Pulang sekarang?” tanya Sahara yang sangat terkejut, pasalnya mereka akan kembali besok. “Mas, ada apa? Apa Papa sama Mama sakit?” Fazio tidak menjawab, pria itu seolah kehilangan arah untuk beberapa saat. Sahara yang melihatnya merasa jika tubuh sang suami berada disini namun pikirannya tidak, sebenarnya apa yang dipikirkan suaminya itu? “Mas,” panggil Sahara lagi sambil menyentuh lengan Fazio sampai membuat pria itu tersentak. “Ah, enggak-enggak, kita pulangnya sesuai tiket yang dibeli aja,” balas Fazio, pria itu kemudian menghela nafasnya pendek. “Gue ke toilet bentar, lo beli aja semua yang lo suka. Ini kartu gue.” Setelah mengatakan hal itu Fazio segera pergi menuju toilet, Sahara menatap punggung suaminya itu khawatir. Apa pria itu memiliki masalah? Sahara merasa harus bertanya

