Uli dan Enver Part 25 : Bertemu Renal

1596 Words

Enver dengan santai menyantap roti dan juga s**u kotak di depan Uli. Bahkan tidak meninggalkan sisa sama sekali. “Kenapa kamu menunduk dari tadi?” tanya Enver. “Angkat kepala kamu,” suruhnya lagi. Uli menarik nafas dalam-dalam sebelum mengangkat kepala. Hal pertama yang Uli lihat adalah sosok Enver yang tengah menatapnya. Uli berusaha menghindari tatapan tersebut dengan menatap meja. Padahal ia tidak ingin berurusan dengan Enver kecuali untuk urusan pekerjaan, tapi ada-ada saja hal yang terjadi. Apalagi hati Uli masih belum sembuh, namun ia tidak ingin menunjukkan kelemahan itu di depan orang lain terutama Enver. “Saya minta maaf, Pak.” Uli tidak ingin berlama-lama di dalam ruangan sehingga langsung meminta maaf. Enver mengangkat sebelah alisnya. “Minta maaf kenapa?” “Saya sudah men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD