"Apa yang terjadi, Bukankah beberapa hari lalu anda mengatakan membatalkannya?" Kinan menghela nafasnya. "Saya kira saya masih memiliki harapan. Tapi ternyata tidak." Kai mengangguk. "Saya mengerti. Kalau begitu saya akan segera mengajukan berkasnya ke pengadilan agama." Kinan memejamkan matanya mencoba menghilangkan keraguan kecil di hatinya. Awalnya dia kira bisa membujuk Yumna dengan baik agar ikut bersamanya. Namun sepertinya gadis itu benar-benar tak akan memihaknya. Berat. Kinan merasa berat meninggalkan Yumna, namun dia tak bisa memaksa saat Yumna tak ingin bersamanya. Meski begitu di saat terakhir nanti Kinan harap Yumna benar-benar kembali padanya. .... "Kinan?" Kinan baru sjaa keluar dari kafe saat Andra mengejarnya. "Udah lama gak ketemu, bisa minta nomer hape kamu. Siap

