"Apaan nih?" tanya Bram saat Kinan menyerahkan sebuah berkas untuk di tanda tangani. Saat Ayu akan membaca lebih lanjut Kinan menahannya. Kinan memang meminta Bram membawa Ayu serta, sebab membutuhkan tanda tangannya juga. "Kalian tinggal tanda tangan aja," ucapnya dengan tenang. "Ya harus jelas dong kita tanda tangan buat apa!" seru Ayu dengan melipat tangannya di d**a. "Ini isinya perjanjian 50 persen penghasilan jadi milik aku." "Ya ampun Kinan, Mas Bram itu suami kamu. Bisa- bisanya kamu segitunya gak percaya, sampe harus buat perjanjian segala." Kinan menghela nafasnya. "Ini syarat dari aku. Kalau kalian gak mau gak papa, aku gak usah kasih uangnya." Kinan menutup berkasnya namun dengan cepat Bram menahan. "Aku tanda tangan," katanya dengan meraih ballpoin di meja. "Dimana?"

