Kinan menatap kedatangan Bram di balkon kamarnya setelah sebelumnya dia melihat pria itu menurunkan Ayu di rumah sebelah. Kebenaran yang sudah terungkap jika Bram dan Ayu menikah membuat mereka tak malu- malu, bahkan Bram tak perlu lagi sembunyi- sembunyi dalam menemui Ayu. Ya, sebenarnya dulu mereka juga memang sering pergi bersama dengan menggunakan mobilnya. Hanya saja mungkin mereka menggunakan berbagai alasan agar hubungan mereka tak tercium warga dan membuat curiga. Andai Kinan tak melihat dengan mata kepalanya sendiri, mungkin dia juga tidak akan percaya jika suami setia dan bergantung padanya itu menduakannya dengan wanita lain. Bram dan Yumna keluar dari mobil, lalu memasuki rumah dengan senyum mengembang ceria. Kinan memejamkan matanya. Tangannya yang memegang pagar balkon men

