Chapter 45 - Tantangan

1940 Words

Shazia memejamkan amta dan menghirup udara sembari merasakan hembusan angin sepoi-sepoi. Sekarang dia berada di pinggir pantai menikmati matahari terbit. Shazia memilik besandar di pohon dan duduk di pasir. Dia sudah tiba di Lombok kemarin sore dan pagi ini dia ingin menikmati paginya melihat matahari terbit. Shazia menikmati hembusan angin dan memegang pasir lembut. Pikirannya kacau akhir-akhir ini, itu semua karena pria yang berhasil merebut hatinya. Shazia tidak pernah sekacau ini sebelumnya, seharusnya dia bisa memaklumi Azril karena tidak jujur kepadanya, tetapi dia tidak bisa melupakan fakta yang merupakan hal yang paling penting dihidupnya. Menerima donor jantung merupakan sesuatu yang sangat penting untuk Shazia, karena jika tidak ada suara berdetak di dalam tubuhnya maka dia ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD