Odil mendekat ke arah ibunya dan memeluk ibunya manja. “Ibu, kalau tidak bisa menghilang bagaimana? Kami tidak mau keluar dari rumah selama coretan ini belum menghilang dari wajah kami, Bu. Kita pasti akan menjadi bahan tawaan orang-orang di luar sana.” Isak Odil. “Pasti akan menghilang, Sayang, kamu jangan khawatir karena ibu akan berusaha agar wajah cantik putri-putri ibu dapat kembali.” “Ibu, siapa yang tega melakukan hal ini kepada kami? Apa dia iri karena kami memiliki wajah cantik dan dia tidak, makannya dia iri sama kecantikan kita.” Ibu tiri Paradise tampak berpikir sejenak, lalu pandangannya mengarah kepada Paradise yang masih berdiri melamun di depan pintu. “ Paradise, apa kamu yang melakukan hal ini semua?” tanyanya dengan pandangan mata tajam. “Bukan aku yang melakukannya,

