Wajah gadis malang itu tampak menunjukkan guratan ketakutan. Namun tiba-tiba terdengar suara panggilan seseorang. “Paradise,” suara panggilan terdengar dari luar pintu utama mereka. “Siapa itu yang datang?” tanya Ibu tiri Paradise. “Biar aku yang melihatnya, Bu.” Odec mengintip dari balik jendela. Kedua mata Odec mendelik melihat siapa yang ada di luar. Odec segera berlari ke dalam. Mereka bertiga kaget melihat Odec yang berlari ke dalam dengan wajah cemasnya. “Odec, siapa yang datang? Kenapa wajah kamu seperti itu?” “Ibu, itu ada si anak culun sahabatnya Paradise di luar,” katanya. “Anak culun itu? Kenapa kamu sangat khawatir seperti itu? Biar ibu yang tangani. Anak itu kenapa selalu datang ke sini? Menyusahkan sekali.” “Bu, dia sama neneknya datang ke sini,” imbuh Odec. Seketika l

