37. Deathly Dinner [Bag. 3]

1010 Words

Oh, pemandangan malam yang cantik. “Tuan Muda, anda baik-baik saja? Anda butuh sesuatu?” tanya Paman Henry tahu-tahu di hadapan kami. Dandi menjawab, “ya, ambilkan pudding untuk Elisse.” Paman Henry melihat ke arah runah yang setengah hancur itu. “Hmm, baiklah, Tuan, kita beruntung bagian dapurnya ada di sisi selatan.” “Dan panggil pemadam kebakaran.” “Segera.” Pria itu pergi masuk ke dalan rumah melalui sisi bangunan yang tak terbakar. Aku dan Dandi pun duduk lagi di meja makan. Pakaian kami kotor karena terciprat darah. Aku melepaskan rompiku yang agak sobek, lalu kubuang ke tanah. “Terus bodyguard-nya kemana, Dandi?” tanyaku meminum jus jeruk yang sudah disiapkan. “Menurutmu kenapa disini sepi sekali? Menurutmu kemana para pelayan tadi?” “Oh—” pasti dikeroyok di suatu tempat.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD