“Terima kasih,” kata Ali. Dia tidak tampak senang dibelanjakan karena memang baginya jumlah segitu juga kecil. Dia hanya agak heran, apakah Jackson juga seroyal ini pada Mario? Tiga ratus juta bagi banyak orang itu besar nilainya. “Ya,” jawab Jackson. Setelah keluar dari butik itu, Jackson bertanya padanya ingin makan apa dan kali ini dia sengaja menunjuk restoran favoritnya yang harga makanannya lebih mahal dari sushi kemarin dan tentu saja Jackson menyetujuinya, Ali mau membeli restoran itu juga dia tetap menyetujuinya. Dia tidak sadar kalau dia sudah di tahap mengkhawatirkan karena rela mengeluarkan uang berapa saja selama Ali menginginkan barang-barang itu. Bahkan jika tadi Ali masuk ke butik barang bermerk dan belanja disana, dia juga akan membayarkannya. Mereka masuk ke restoran

