Berdua di Apartemen

1067 Words

Arsen melihat gelagat marah dari pacarnya. Pria itu merasa bersalah. "Maaf," ujarnya sembari berlutut dengan kepala menunduk. "Tapi aku benar-benar nggak ada niatan buat ngintip," imbuhnya. Mona memutar tubuhnya membelakangi sang atasan. "Tapi kenapa pas aku tanya Mas Arsen diam saja dan langsung kabur?" tanya gadis itu. "Sudah kubilang, kan? Aku menyesalinya. Aku ketakutan kamu mergoki aku. Aku juga merasa bersalah karena melihat hal yang nggak seharusnya aku lihat." Arsen membela dirinya. "Tapi ... Sejak saat itu aku nggak bisa melupakanmu dan tubuhmu yang indah," sambung pria itu. Wajah Mona yang sudah merah padam kini menghadap ke arahnya dengan tatapan kesal. "Dasar me.sum!" hardiknya sembari memeluk tubuhnya sendiri. Hanya itu kata yang terucap dari mulut Mona. Arsen menghela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD