⚠️Malam Yang Tenang ⚠️

1447 Words

Mobil hitam berhenti di depan lobi hotel. Abimana membukakan pintu untuk Tiara sebelum ikut masuk dan duduk di sampingnya. Tiara masih belum berhenti tersenyum, sesekali menatap suaminya yang tampak fokus menyetir dengan satu tangan di kemudi. “Mas, aku masih deg-degan,” katanya sambil menatap ke luar jendela. “Rasanya kayak baru selesai ujian nasional. Tapi tadi keren banget, sumpah.” Abimana meliriknya sekilas, lalu tersenyum samar. “Kalau kamu merasa keren, berarti tujuannya tercapai.” Belum sempat Tiara menimpali, suara ponsel Abimana berdering. Ia menekan tombol di setir, mengaktifkan speaker. “Surya, ada apa?” Suara berat terdengar di dalam mobil. “Semua sudah dikonfirmasi, Tuan. Safira dipindahkan malam ini ke rumah sakit luar negeri. Tim sudah siaga di bandara.” “Pastikan tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD