Aku Istri Mafia 🔥

1284 Words

Malam itu seharusnya menjadi malam tenang bagi Tiara, tetapi pikirannya tidak bisa diam. Ia berbaring menatap langit-langit kamar, sementara suara lembut jam dinding menjadi satu-satunya bunyi yang terdengar. Bayangan tentang perempuan yang bersimpuh di depan rumah terus terbayang jelas di kepalanya. Tatapan ketakutan di mata wanita itu, cara bicara yang sopan tapi tertekan, dan sikap Abimana yang begitu dingin membuat Tiara sulit tidur. Ia berbalik, menatap punggung suaminya yang tampak tenang. “Mas Abimana.” Suara itu pelan, tapi cukup membuat pria itu membuka mata. “Kamu belum tidur lagi?" Tiara menegakkan tubuhnya di ranjang. “Aku nggak bisa tidur. Aku kepikiran perempuan tadi.” Abimana tetap berbaring. “Aku sudah bilang, jangan pikirkan hal yang tidak perlu.” Tiara menggembungka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD