Setelah Abimana benar-benar berangkat kerja, Tiara masih berdiri di dekat jendela kamar sambil memandangi mobil hitam yang perlahan keluar dari gerbang rumah. Udara pagi terasa segar, tapi pikirannya masih melayang pada sentuhan hangat yang baru saja terjadi. Ia tersenyum kecil, lalu menatap pantulan dirinya di kaca jendela. Ada rona merah muda di pipinya yang tak biasa. Ia berjalan ke ruang tengah, duduk di sofa dengan handuk kecil yang masih melingkar di leher. Rambutnya basah, ujungnya menetes ke baju tidur tipis yang ia kenakan. Ponselnya bergetar di atas meja, membuatnya mencondongkan tubuh untuk mengambilnya. Satu notifikasi baru muncul di layar. “Anda telah ditambahkan ke grup. Alumni SMA 3 Angkatan 2020.” Tiara mengernyit. Ia menatap layar itu beberapa detik, mencoba mengingat

