Hukuman Untuk Istri Yang Nakal

1308 Words

Abimana menoleh perlahan, lalu tersenyum tipis seperti biasa. Ia bangkit dari kursi kerja, lalu menggulung lengan kemejanya, seolah tidak terjadi apa pun. “Hanya urusan pekerjaan,” jawabnya tenang. Tiara berdiri tak jauh dari pintu. Rambutnya masih sedikit berantakan karena baru bangun tidur, mengenakan kaus panjang milik Abimana yang menutupi paha. Matanya menatap tajam. “Mas,” gumam Tiara mulai tidak sabar. “Aku tadi dengar nada suara kamu berubah. Jelas itu bukan hanya soal pekerjaan.” Abimana berjalan mendekat, lalu mengusap pipi Tiara perlahan, mencoba meredakan. “Jangan terlalu banyak berpikir. Kamu masih harus istirahat.” Tiara mendorong tangannya. “Mas, kamu masih belum anggap aku ini sesuatu?” Lelaki itu berhenti. Matanya mengunci pada wajah istrinya yang mulai memerah kare

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD