Bukan Suami Biasa

1760 Words

Setelah hampir satu jam mencoba berbagai gaun, Tiara akhirnya berhenti di depan cermin besar dengan satu pilihan yang membuatnya terpana. Gaun berwarna biru tua dengan kilau lembut di setiap gerakannya. Potongannya sederhana, tapi jatuhnya sempurna di tubuhnya. Salah satu pegawai butik menatapnya kagum. “Itu warna yang luar biasa untuk Anda, Nyonya. Terlihat anggun dan berkelas.” Tiara tersenyum sambil menatap pantulan dirinya di cermin. “Aku kelihatan aneh nggak? Soalnya aku belum pernah pakai gaun kayak gini.” Manajer butik menunduk sopan. “Anda terlihat memesona, Nyonya. Gaun itu seolah dibuat khusus untuk Anda.” Tiara tertawa kecil. “Wah, kalau gitu jangan sampai aku jalan ke depan cermin lain, nanti cerminnya minder.” Suasana butik kembali dipenuhi tawa ringan. Para pegawai tampa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD