Pembicaraan mereka tentang cara mengungkap siapa pelaku sudah selesai mereka lakukan. Dan kini Lidya duduk sendiri sembari menunggu dua pria itu keluar dari toilet. Menatap kaca besar di sampingnya yang menghadap ke arah jalan, Lidya sedari tadi memperhatikan sekelompok dewasa sedang duduk sembari bercanda di halte bis. Sepertinya mereka anak kuliahan, karena salah satu dari mereka sedang mengenakan almamater berwarna kuning yang cukup terkenal. Ia terus memperhatikan sekelompok mahasiswa tersebut. Ia membayangkan dirinya ada di posisi seperti itu, pasti menyenangkan. Bergaul dan bermain bersama, dan mempunyai kekasih. Karena yang ia tahu, punya kekasih saat kuliah itu sangat menyenangkan. Mereka tak terlihat seperti pasangan cinta monyet lagi. "Lo lagi ngapain?" tanya Zidan yang terny

