Chapter 50

2438 Words

Lidya menghempaskan tubuhnya di ranjang kamarnya. Ia baru saja sampai di rumahnya setelah Arya mengantarnya kembali. Ia membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan menatap langit-langit kamarnya. Entah kenapa kejadian siang ini membuatnya nyaris gila. Sejak Arya mengakui jika pria itu sebenarnya hanya berpura-pura lupa padanya, ia pun tak berhenti tersenyum. Lidya menyentuh bibirnya yang sudah entah berapa kali Arya kecup sedari tadi. Ia sudah terlihat seperti gadis BuCin yang butuh belaian. "Ya Tuhan Lidya, lo masih SMA. Otak lo tolong di bersihin." gumam Lidya untuk dirinya sendiri. Pasalnya baru saja pikirannya mengingat tentang Arya yang menciumnya sambil merebahkan sandaran kursi mobil yang ia duduki. Lidya memukul-mukul wajahnya agar tak berlarut. Ia pun duduk dari tidurnya dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD