Lidya masih diam memucat saat Cia menanyakan pria yang sedari tadi bersamanya dan sampai sekarang selalu bersamanya. Ia tak percaya Cia bisa melihat keberadaan Arya. Bahkan Cia menyebutkan ciri-cirinya dan itu sama persis dengan ciri-ciri Arya. "Hei, lo pucat Lid? Jangan begitu ekspresinya. Gue nggak bakal gambil pacar lo." goda Cia. Namun raut wajah Lidya masih belum berubah. "L--lo bisa lihat dia?" "Ha? Maksud lo?" tanya Cia yang seketika bingung. "Lo--bisa melihat pria itu?" "Tentu gue bisa lihat. Dia--" Cia langsung menutup mulutnya sendiri dan mengeluarkan ekspresi yang cukup terkejut. Kini dalam benaknya terlintas satu tebakan. "Jangan bilang dia-- hantu?" tanya Cia tak percaya. Namun raut wajah terkejut itu hanya sebentar, karena setelahnya Cia terlihat sangat antusias bahkan

