Chapter 41

2016 Words

Lidya masih diam memucat saat Cia menanyakan pria yang sedari tadi bersamanya dan sampai sekarang selalu bersamanya. Ia tak percaya Cia bisa melihat keberadaan Arya. Bahkan Cia menyebutkan ciri-cirinya dan itu sama persis dengan ciri-ciri Arya. "Hei, lo pucat Lid? Jangan begitu ekspresinya. Gue nggak bakal gambil pacar lo." goda Cia. Namun raut wajah Lidya masih belum berubah. "L--lo bisa lihat dia?" "Ha? Maksud lo?" tanya Cia yang seketika bingung. "Lo--bisa melihat pria itu?" "Tentu gue bisa lihat. Dia--" Cia langsung menutup mulutnya sendiri dan mengeluarkan ekspresi yang cukup terkejut. Kini dalam benaknya terlintas satu tebakan. "Jangan bilang dia-- hantu?" tanya Cia tak percaya. Namun raut wajah terkejut itu hanya sebentar, karena setelahnya Cia terlihat sangat antusias bahkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD