GERBANG PERTAMA

726 Words

Dunia nyata mulai… retak. Bukan secara fisik. Tidak ada bangunan runtuh. Tidak ada langit pecah. Tapi sesuatu yang lebih halus— lebih mengganggu. Kesalahan. Di sebuah rumah sakit di Jakarta, seorang pasien tiba-tiba berbicara dengan suara yang bukan miliknya. Di Tokyo, layar-layar publik menampilkan simbol yang tidak pernah diprogram siapa pun. Di Berlin, seorang anak menggambar sesuatu yang tidak pernah dia lihat—pola jaringan yang terlalu kompleks untuk dipahami manusia biasa. Dan di Menara Data— Raven melihat semuanya. "Ini bukan kebetulan," katanya pelan. Lyssa berdiri di sampingnya, wajahnya pucat. "Itu… menyebar." "Seperti infeksi," tambah Raven Di dalam ketiadaan— Karan merasakannya juga. Perubahan. Sesuatu dari tempat ini… mulai bocor keluar. "Kamu melihatnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD