BAB 11

1164 Words

"Ibu nggak apa-apa?" tanya Icha saat Bianca keluar. Dia memapah atasannya agar tidak terjatuh. "Saya ambilin air hangat dulu ya?" katanya seraya membantu membaringkan Bianca ke sofa. Bianca hanya mampu memejamkan mata saat anak buahnya repot mengurusinya. Yuni memijati kakinya. Gita membantunya meminum air hangat. “Ibu belum makan siang. Mau dipesankan sesuatu?” tanya Gita. “Percuma diisi, nanti keluar lagi. Dari kemarin saya muntah-muntah terus. Nggak tahu kenapa. Apa saya kercunan makanan ya?” Bianca mencoba mengingat-ingat makanan yang dia konsumsi. “Tapi nggak diare,” gumamnya. “Kalau perut Ibu kosong, malah semakin sakit.” Selera makan Bianca sekarang sedang tidak ada, tetapi ucapan anak buahnya ada benarnya juga. “Pesankan sushi roll yang biasa aja, Git.” “Saya turun dulu. Ibu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD