Mobil Farel melaju dengan kecepatan normal menuju rumah Fania. Sesekali Farel melirik Fania yang tertidur di sampingnya, yang tubuhnya diselimuti oleh jaket miliknya. Setelah melajukan mobilnya dalam hening, Farel akhirnya sampai di depan rumah Fania. Farel menoleh dan mendapati Fania yang tertidur dengan kepala menghadap ke arahnya. Karena melihat Fania yang tampak begitu pulas tidurnya, Farel sampai tak tega untuk membangunkan Fania. Farel melepas seatbelt lalu keluar dari mobilnya. Ia mendekati rumah Fania dan menekan bel rumah Fania sekali. Tak lama setelahnya, seorang pria paruh baya muncul dari sela pagar dan membuka pintu pagar untuk melihat siapa yang membunyikan bel rumahnya. "Ya, Mas? Cari, siapa?" tanya Pak Opi dengan tersenyum ramah. Farel menatap pria tersebut dengan tanpa

