Bab 20

989 Words

Happy reading. Typo koreksi.  ____ "Anggun, Daddy mau bicara?" Suara Albert terdengar memanggil putri bungsunya dengan raut mencoba tenang dari balik pintu. "Tuhkan benar Mas, Anggun nggak jawab sama sekali. Mommy sudah panggil berkali-kali dari tadi tapi tetap saja itu anak nggak mau keluar Mas atau jangan-jangan anak kita ...." "Husstt kamu jangan mikir aneh-aneh Kiana. Sebentar Mas cari kunci cadangan kamar dulu." potong Albert menegur ucapan istrinya agar tidak bicara sembarangan. Resah dan peluh keringat khawatir mulai bergelayut menghantui pria paruh baya tersebut. Akhirnya, Albert pun membalikkan badannya bergegas turun kembali ke lantai satu untuk mengambil kunci cadangan setiap ksmar di rumah ini. Sedangkan, Kiana terus memanggil putrinya yang sampai siang belum juga keluar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD