*** Di tengah tawa yang masih menggantung hangat, tanpa sengaja sepasang mata Bettry tertuju pada liontin bermata bitu yang melingkar di leher Mira. Entah mengapa, perhiasan kecil itu terasa begitu familiar di ingatannya. bentuknya, kilaunya, bahkan cara ia berayun pelan mengikuti gerak napas. Sekilas, liontin itu tampak sama persis dengan yang dulu pernah dikenakan ibu mertuanya. "Mira… dari mana kau mendapatkan liontin itu?" tanya Bettry hati-hati. "Maaf, aku tidak bermaksud sok tahu. Hanya saja, sepertinya aku pernah melihat liontin itu dipakai ibunya Valez." Pandangan Jesica pun ikut beralih pada benda yang Bettry maksud. "Itu memang terlihat sama seperti milik Mama," ucapnya pelan. "Kalian benar, Tante Sofia yang memberiku liontin ini." Mira tersenyum hangat saat melihat tatap

