Jangan Tampung Dia

1057 Words

Aree: Jangan Tampung Dia "Gue pulang duluan, ya." Bang Evan menyela obrolan kita semua. Laki-laki jangkung itu mengatakan akan menjemput mamanya ke sebuah pusat berbelanjaan. Papanya Bang Evan kebetulan sedang ada di luar negeri. Walaupun udah ada sopir yang siap kapan pun menjemput, Bang Evan tetap nggak tega, katanya. "Lo bareng gue aja, Ar," kata Bang Evan begitu beranjak dari tempat duduknya. "Kita nggak searah, Bang," jawab gue beralasan. "Gue...," Pandangan gue tertuju ke Bang Anjas. "Bareng Bang Anjas aja." "Oh?" Bang Anjas menarik rokoknya. "Ya udah, Cho, biar Aree bareng gue aja. Lo langsung jemput Tante Renia kalau gitu." "Oke. Gue balik, ya!" Bang Evan melambaikan tangannya ke kita bertiga. "Wa! Gue balik, ya! Makasih makan malemnya!" "Gue sambit lo, ya!" seru Bang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD