*** "Ini Mas Naka lagi pusing apa gimana ya? Ngaco banget ucapannya. Kaget aku." Usai mengakhiri panggilan secara sepihak, pertanyaan tersebut Medina lontarkan untuk dirinya sendiri. Dihubungi Bayanaka, obrolan mereka awalnya aman hingga tidak ada angin tidak ada hujan, pria itu melontarkan sebuah ide gila. Untuk memperburuk hubungan Medina dengan Fajar, Bayanaka meminta perempuan itu mengakui anak yang dikandungnya sebagai anak dari dirinya. Medina kaget? Jawabannya tentu saja iya, sehingga setelah bertanya tentang Bayanaka mabuk atau tidak, dia menyudahi telepon. "Aku emang pengen hubunganku sama Mas Fajar jelek, tapi ya enggak gitu juga," ucap Medina. "Lagian enggak takut namanha hancur apa ya? Gimana pun juga dia kan pengusaha." Tengah menunggu pesanan makanan, Medina yang kini b

